Langsung ke konten utama

BAGI ORANG SOMBONG, YESUS ADALAH MUSUHNYA

Bacaan Hari Kamis, 30 Maret 2023
Yohanes, 8 : 51 - 59
------------------------------
Bacaan hari ini merupakan perikop lanjutan dari bacaan Injil hari Rabu, 29 Maret 2023.

Hari ini, Yesus kembali secara tegas mengingatkan orang-orang Yahudi dan juga bagi kita hidup di jaman ini. Mengikuti Firman-Nya akan memperoleh keselamatan. Maut tidak akan dialaminya selama-lamanya. (Yoh. 8:51).

Namun kesombongan orang-orang Yahudi (kita pun demikian) akhirnya menganggap Tuhan Yesus mengalami kerasukan setan. Ketidakpercayaan akan diri Yesus sebagai Anak Allah yang diutus Bapa terus bercokol di dalam diri Orang-Orang Yahudi. Sehingga apa yang dikatakan Tuhan Yesus dianggap telah menghina mereka. Sehingga mereka berusaha untuk menangkap-Nya dan menghukum bahkan berencana untuk membunuh Dia.

Kita kadang mendengar firman Tuhan lewat kotbah para Imam di atas mimbar mudah tersinggung oleh perkataan Imam yang sebenarnya adalah Firman Allah sendiri. Kita lupa saat Perayaan Ekarisi Imam yang tertahbis adalah In Persona Christi ( Perwujudan diri Yesus sendiri).

Disisi lain kita percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah namun dalam kehidupan justru tidak mengikuti Firman-Nya.

Bertobatlah agar kita diselamatkan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"HATI YANG SEDERHANA MEMBUKA JALAN UNTUK MELIHAT TUHAN"

Luk 10:21-24 ' 'Pada waktu itu bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi,karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.''  Yesus bersukacita karena Bapa menyatakan kebenaran kepada “orang kecil” mereka yang berhati sederhana dan mau menerima. Pada ayat ini mengingatkan kita semua bahwa Tuhan tidak mencari kesempurnaan atau kepintaran, tetapi Tuhan mencari hati yang rendah dan terbuka. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun sering melewati tanda-tanda kebaikan Tuhan karena terlalu sibuk atau merasa mampu sendiri. Namun, saat kita merendahkan hati, belajar percaya, dan melihat hidup dengan kesederhanaan, kita mulai menyadari bahwa Tuhan hadir dalam hal-hal kecil: dalam pertolongan orang lain, kedamaian di tengah masalah, dan kekuatan untuk melanjutkan langkah. Hati yang sederhana membuat kita mampu melihat Tuhan bekerja dalam hidup kita setiap h...

''MENYAMBUT TUGAS TUHAN DENGAN KERENDAHAN HATI''

Dalam injil lukas 10:2, Yesus berkata, "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Sebab itu mintalah kepada Tuhan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu." Ayat ini mengingatkan kita bahwa pekerjaan Tuhan di dunia ini sangat banyak, tetapi banyak orang yang belum siap atau belum mau terlibat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali merasa tidak mampu atau ragu untuk ikut berperan dalam pekerjaan Tuhan. Namun, Yesus mengajarkan kita untuk merendahkan hati, memohon kepada Tuhan, dan bersedia menjadi alat-Nya. Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti membantu sesama, berbagi kebaikan, atau menjadi teladan yang baik. Saat kita membuka hati untuk melayani, kita akan melihat bagaimana Tuhan bekerja melalui kita untuk membawa kebaikan bagi dunia. Merry Bidho/Mahasiswi Stipar Ende

''KELUARGA SEJATI MENURUT YESUS''

Dalam Injil Markus 3:35, Yesus berkata, “Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dan dialah ibu-Ku.” Ayat ini mengajarkan bahwa keluarga sejati tidak hanya ditentukan oleh hubungan darah, tetapi oleh ketaatan kepada kehendak Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering merasa dekat dengan orang-orang tertentu karena ikatan keluarga atau kebiasaan, tetapi Yesus mengajak kita untuk membangun hubungan yang lebih dalam melalui kasih, ketaatan, dan perbuatan baik. Saat kita berusaha hidup sesuai dengan kehendak Tuhan seperti mengasihi, mengampuni, dan peduli kepada sesama kita sedang membangun keluarga rohani yang saling menguatkan dan mendukung dalam iman. Merry Bidho/Mahasiswi Stipar Ende