Langsung ke konten utama

Postingan

''KELUARGA SEJATI MENURUT YESUS''

Dalam Injil Markus 3:35, Yesus berkata, “Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dan dialah ibu-Ku.” Ayat ini mengajarkan bahwa keluarga sejati tidak hanya ditentukan oleh hubungan darah, tetapi oleh ketaatan kepada kehendak Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering merasa dekat dengan orang-orang tertentu karena ikatan keluarga atau kebiasaan, tetapi Yesus mengajak kita untuk membangun hubungan yang lebih dalam melalui kasih, ketaatan, dan perbuatan baik. Saat kita berusaha hidup sesuai dengan kehendak Tuhan seperti mengasihi, mengampuni, dan peduli kepada sesama kita sedang membangun keluarga rohani yang saling menguatkan dan mendukung dalam iman. Merry Bidho/Mahasiswi Stipar Ende

''MENYAMBUT TUGAS TUHAN DENGAN KERENDAHAN HATI''

Dalam injil lukas 10:2, Yesus berkata, "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Sebab itu mintalah kepada Tuhan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu." Ayat ini mengingatkan kita bahwa pekerjaan Tuhan di dunia ini sangat banyak, tetapi banyak orang yang belum siap atau belum mau terlibat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali merasa tidak mampu atau ragu untuk ikut berperan dalam pekerjaan Tuhan. Namun, Yesus mengajarkan kita untuk merendahkan hati, memohon kepada Tuhan, dan bersedia menjadi alat-Nya. Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti membantu sesama, berbagi kebaikan, atau menjadi teladan yang baik. Saat kita membuka hati untuk melayani, kita akan melihat bagaimana Tuhan bekerja melalui kita untuk membawa kebaikan bagi dunia. Merry Bidho/Mahasiswi Stipar Ende

TUHAN MENDENGAR DOA PADA WAKTUNYA

  “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan engkau harus menamai dia Yohanes.” Lukas 1:13 Zakharia dan Elisabet adalah pasangan yang sudah lama berdoa meminta seorang anak, tetapi sampai usia tua doa itu belum terjawab. Secara manusiawi, harapan itu seolah sudah tidak mungkin lagi. Namun melalui malaikat, Tuhan menyatakan bahwa doa Zakharia tidak pernah dilupakan. Ini mengajarkan kita bahwa Tuhan selalu mendengar doa anak-anak-Nya, meskipun jawabannya tidak selalu datang dengan cepat atau sesuai dengan waktu yang kita inginkan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering merasa lelah menunggu jawaban Tuhan. Kadang kita berpikir Tuhan diam atau tidak peduli. Melalui kisah ini, kita diajak untuk tetap setia dan percaya. Tuhan bekerja dengan cara  waktu-Nya sendiri, dan rencana-Nya selalu baik. Tugas kita adalah tetap berdoa, berharap, dan hidup setia, sambil percaya bahwa Tuhan tidak pern...

ALLAH HADIR MELALUI KETAATAN DAN IMAN

"Sesudah bangun dari tidurnya,  Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya". Dalam Injil Matius 1:18–24 menceritakan kelahiran Yesus yang terjadi melalui cara yang sederhana tetapi penuh makna. Yusuf, yang awalnya bingung dan takut, akhirnya taat ketika malaikat Tuhan menyampaikan kehendak Allah kepadanya. Ia memilih percaya dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan, meskipun itu tidak mudah dan bisa membuatnya disalahpahami oleh orang lain. Dari kisah ini kita belajar bahwa rencana Allah sering kali melampaui pikiran manusia, tetapi selalu membawa keselamatan. Yesus lahir sebagai Imanuel, yang berarti “Allah beserta kita”, tanda bahwa Allah tidak meninggalkan manusia. Dalam masa persiapan Natal, kisah ini mengajak kita untuk menyiapkan hati seperti Yusuf: rendah hati, taat, dan penuh iman. Menyambut kedatangan Yesus Kristus bukan hanya tentang perayaan lahiriah, tetapi tentang membuka diri bagi kehadiran Tuhan dalam hidup sehari-hari. Kita diajak un...

''DIPANGGIL UNTUK MEMBAWA KABAR BAIK''

Markus 16:15-20   Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” Pada ayat ini mengingatkan kita bahwa setiap pengikut Kristus mendapat tugas istimewa untuk membawa kabar baik kepada siapa pun yang kita temui, bukan hanya lewat kata-kata, tetapi juga melalui sikap dan tindakan yang mencerminkan kasih Tuhan. Ketika Yesus mengutus para murid, Ia juga menjanjikan penyertaan dan kuasa-Nya, sehingga mereka tidak harus bergantung pada kekuatan sendiri. Begitu juga kita, kadang merasa tidak mampu atau malu bersaksi, tetapi Tuhan meneguhkan bahwa Ia selalu menyertai sampai tugas itu selesai. Karena itu, marilah kita melangkah dengan berani, menjadi terang dan harapan bagi dunia sekitar kita, meyakini bahwa Tuhan bekerja melalui setiap hal kecil yang kita lakukan dalam nama-Nya. Merry Bidho Mahasiswi Stipar Ende

"HATI YANG SEDERHANA MEMBUKA JALAN UNTUK MELIHAT TUHAN"

Luk 10:21-24 ' 'Pada waktu itu bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi,karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.''  Yesus bersukacita karena Bapa menyatakan kebenaran kepada “orang kecil” mereka yang berhati sederhana dan mau menerima. Pada ayat ini mengingatkan kita semua bahwa Tuhan tidak mencari kesempurnaan atau kepintaran, tetapi Tuhan mencari hati yang rendah dan terbuka. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun sering melewati tanda-tanda kebaikan Tuhan karena terlalu sibuk atau merasa mampu sendiri. Namun, saat kita merendahkan hati, belajar percaya, dan melihat hidup dengan kesederhanaan, kita mulai menyadari bahwa Tuhan hadir dalam hal-hal kecil: dalam pertolongan orang lain, kedamaian di tengah masalah, dan kekuatan untuk melanjutkan langkah. Hati yang sederhana membuat kita mampu melihat Tuhan bekerja dalam hidup kita setiap h...

TETAP SETIA DI TENGAH PENCOBAAN

 Lukas 21:12-19 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya "akan datang harinya kalian akan ditangkap dan dianiaya. Yesus mengatakan bahwa para murid akan mengalami kesulitan sebelum kerajaan Allah datang. Mereka bisa ditangkap, diadili, bahkan dikhianati oleh orang-orang terdekat. Namun Yesus menegaskan satu hal penting: Jangan takut. Tuhan akan memberi kekuatan ketika kita harus bersaksi. Dan yang paling meyakinkan, Yesus berkata bahwa ketekunan kita akan menyelamatkan hidup kita. Dalam hidup sehari-hari, mungkin kita tidak harus menghadapi penganiayaan seperti para murid dulu. Tapi kita tetap bisa mengalami kesulitan disalahpahami, ditolak, dijauhi karena kebaikan atau iman kita. Terkadang kita merasa sendirian atau tidak kuat lagi. Merry Bidho/Mahasiswi Stipar Ende