Langsung ke konten utama

HAI ROH JAHAT, KELUARLAH DARI ORANG INI!

Bacaan injil, Senin 30 Januari 2023

Markus, 5 : 1 - 20


St. Ignatius Loyola mengartikan Roh jahat adalah suatu dorongan lain yang berusaha untuk menjauhi diri dari Tuhan. Atau dengan kata lain perbuatan-perbuatan dosa yang melawan perintah Tuhan. St. Ignatius juga menyadari ada kekuatan spiritualitas dan mistisisme.
Dalam kaitan dengan mistis/gaib sekarang cenderung yang dikenal dengan "Ilmu Hitam." Bahkan sering disebut juga dalam bahasa kita "Suanggi." 

Hari ini penginjil Markus mengisahkan  Yesus mengusir Roh jahat yang disebut Gideon. Kisah ini mau mengingatkan  kepada kita bahwa yang dimaksudkan Roh Jahat adalah "keinginan-keinginan daging" yang akhirnya menjauhi Tuhan. Dan akhirnya masuk dalam ajaran-ajaran sesat, atau sekte-sekte baru yang menyesatkan. Dan kisah ini juga masih relevan dengan situasi kita saat ini yang sering kita kenal "ilmu hitam / suanggi."

Namun, penginjil Markus juga mau mengingatkan kita semua akan Kekuasaan Yesus Tuhan yang dapat menaklukan dan Mengusir Roh Jahat. 

Lalu bagaimana kita ?
Apa kita masih mencari kekuatan lain ? 
Ingat, Legion saja ketakutan setelah melihat Yesus Tuhan datang, apa kita tida0k takut saat kita hidup dalam Roh Jahat ?

Penderitaan akan Terus bercokol pada diri kita kalau kita terus tinggal dalam Roh Jahat. Bersandarlah pada Yesus Tuhan kalau tidak ingin menderita.


 









 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGAPA MEREKA TIDAK BERPUASA ?

Bacaan Injil Hari Jumat, 24 Februari 2023 Matius, 9 : 14 - 15 Bacaan hari ini, tentu membuat kita terkejut dengan jawaban Yesus terhadap pertanyaan murid-murid Yohanes soal murid-murid-Nya yang tidak berpuasa padahal hari itu seharusnya berpuasa menurut hukum taurat. Menurut hukum taurat bahwa ada hari dimana yang dinamakan hari Raya perdamaian maka semua orang Yahudi harus berpuasa. ( Im. 16:29; 23: 27-32 ). Menarik dalam perikop ini dikatakan juga " Orang Farisi " ( ay. 14).  Siapa itu orang Farisi, kita semua tentu tahu. Pertanyaan murid-murid Yohanes mengingatkan kita semua, bacaan yang diwartakan saat Hari Rabu Abu tentang sikap berpuasa. " Apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu (Mat. 6:16-17). " Dengan kata lain dalam kaitan dengan perikop bacaan hari ini, kalau kita berpuasa janganlah kita mengatakan bahwa " saya lagi berpuasa " kenapa kamu tidak ? Jawaban Yesus pada perikop ini hendak membuka mata murid-murid Yohanes bahwa yang lebih utama d...

SETIAP PENGORBANAN UNTUK TUHAN AKAN DIHARGAI

Bacaan Injil Selasa, 30 Mei 2023 Markus, 10:28-31 Bacaan hari ini adalah kelanjutan dari perikop sebelumnya tentang Orang kaya sukar masuk Surga.  ( Mrk. 17:1-27 ) Dimana seorang kaya yang ingin memperoleh hidup kekal. Semua perintah Allah telah dituruti. Namun saat dimana Yesus meminta untuk menjual seluruh harta dan berilah kepada orang miskin dan setelah itu mengikuti Dia, namun sayang orang kaya itu pergi dengan sedih karena hartanya banyak. Ia tidak dapat melakukannya. Bila si orang kaya tidak bersedia melepas hartanya untuk mengikut Yesus, maka para murid telah meninggalkan segala sesuatu demi Yesus. Lalu adakah keuntungan bagi para murid yang telah melakukan semua itu? Yesus menjelaskan bahwa segala pengorbanan bagi Tuhan akan dihargai ( ayat 30  ). Mereka yang harus kehilangan sesuatu karena mengikut Kristus, akan menerima balasan berlipat kali ganda sebagai ganti dari semua kehilangan yang diderita. Meski yang kehilangan bersifat fisik atau materi, tetapi kita be...

Kesetiaan dan Pengorbanan

                                  Sabtu, 13 Juli 2024                                        Matius, 10:24-33 Matius 10:24-33 berisi ajaran Yesus kepada para murid-Nya tentang pengorbanan dan kesetiaan dalam mengikuti-Nya. Dalam ayat ini, Yesus mengingatkan para murid bahwa mereka tidak akan lebih besar dari guru mereka dan bahwa mereka harus siap menghadapi kesulitan dan penolakan karena iman mereka. Yesus juga menekankan pentingnya kesetiaan kepada-Nya meskipun dihadapkan pada tekanan dan penganiayaan.   Ayat-ayat ini mengajarkan kita untuk tetap teguh dalam iman, meskipun menghadapi rintangan dan penolakan dari dunia. Kesetiaan kepada Tuhan harus menjadi prioritas utama dalam hidup kita, bahkan jika itu berarti menghadapi penderitaan atau kehilan...