Dalam injil Yohanes 1: 47-51 menceritakan tentang perjumpaan antara Yesus dan Natanael. Ketika Natanael datang Yesus berkata kepadanya lihat inilah seorang israel sejati. Yesus mengetahui hal itu ketika Natanael sedang duduk di bawah pohon ara. Karena Yesus melihat Natanael bukan hanya sebagai seorang yang sedang duduk di bawah pohon ara, tetapi sebagai pribadi yang jujur dan tulus hati. Ini adalah pelajaran penting bagi kita: seringkali kita terlalu cepat menilai orang lain berdasarkan penampilan atau prasangka. Tetapi dalam injil Yohanes ini, Yesus mengajak kita untuk melihat lebih dalam, mencari potensi kebaikan yang tersembunyi dalam diri setiap orang. Baik itu ditempat kerja, di rumah, maupun di masyarakat, berilah kesempatan kepada orang lain untuk menunjukkan kemampuan mereka. Jangan biarkan prasangka menghalangi kita untuk melihat potensi luar biasa yang mungkin ada di sekitar kita.
Keluaran 2:1-15a Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, Dalam kitab Keluaran 2:1-15a, menceritakan tentang kisah awal kehidupan Musa yang penuh keajaiban. Musa lahir di tengah penderitaan umat Israel, di saat bayi laki-laki diperintahkan untuk dibunuh oleh Firaun. Namun, melalui keberanian ibunya dan campur tangan Allah, Musa diselamatkan bahkan dibesarkan di istana musuh bangsanya sendiri. Di balik segala ketakutan dan penderitaan, Allah menyusun rencana yang besar melalui tangan-tangan manusia yang berani dan penuh iman. Hidup Musa membuktikan bahwa Allah hadir dan berkarya bahkan dalam situasi paling gelap sekalipun. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun sering menghadapi situasi yang sulit: masalah keluarga, tekanan ekonomi, ketidakadilan, atau rasa takut akan masa depan. Namun, seperti Musa, kita diundang untuk percaya bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan. Kadang, pertolongan Tuhan datang lewat orang-orang di sekitar kita, atau mel...

Komentar
Posting Komentar