Langsung ke konten utama

Postingan

TUHAN MENDENGAR DOA PADA WAKTUNYA

  “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan engkau harus menamai dia Yohanes.” Lukas 1:13 Zakharia dan Elisabet adalah pasangan yang sudah lama berdoa meminta seorang anak, tetapi sampai usia tua doa itu belum terjawab. Secara manusiawi, harapan itu seolah sudah tidak mungkin lagi. Namun melalui malaikat, Tuhan menyatakan bahwa doa Zakharia tidak pernah dilupakan. Ini mengajarkan kita bahwa Tuhan selalu mendengar doa anak-anak-Nya, meskipun jawabannya tidak selalu datang dengan cepat atau sesuai dengan waktu yang kita inginkan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga sering merasa lelah menunggu jawaban Tuhan. Kadang kita berpikir Tuhan diam atau tidak peduli. Melalui kisah ini, kita diajak untuk tetap setia dan percaya. Tuhan bekerja dengan cara  waktu-Nya sendiri, dan rencana-Nya selalu baik. Tugas kita adalah tetap berdoa, berharap, dan hidup setia, sambil percaya bahwa Tuhan tidak pern...

ALLAH HADIR MELALUI KETAATAN DAN IMAN

"Sesudah bangun dari tidurnya,  Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya". Dalam Injil Matius 1:18–24 menceritakan kelahiran Yesus yang terjadi melalui cara yang sederhana tetapi penuh makna. Yusuf, yang awalnya bingung dan takut, akhirnya taat ketika malaikat Tuhan menyampaikan kehendak Allah kepadanya. Ia memilih percaya dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan, meskipun itu tidak mudah dan bisa membuatnya disalahpahami oleh orang lain. Dari kisah ini kita belajar bahwa rencana Allah sering kali melampaui pikiran manusia, tetapi selalu membawa keselamatan. Yesus lahir sebagai Imanuel, yang berarti “Allah beserta kita”, tanda bahwa Allah tidak meninggalkan manusia. Dalam masa persiapan Natal, kisah ini mengajak kita untuk menyiapkan hati seperti Yusuf: rendah hati, taat, dan penuh iman. Menyambut kedatangan Yesus Kristus bukan hanya tentang perayaan lahiriah, tetapi tentang membuka diri bagi kehadiran Tuhan dalam hidup sehari-hari. Kita diajak un...

''DIPANGGIL UNTUK MEMBAWA KABAR BAIK''

Markus 16:15-20   Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” Pada ayat ini mengingatkan kita bahwa setiap pengikut Kristus mendapat tugas istimewa untuk membawa kabar baik kepada siapa pun yang kita temui, bukan hanya lewat kata-kata, tetapi juga melalui sikap dan tindakan yang mencerminkan kasih Tuhan. Ketika Yesus mengutus para murid, Ia juga menjanjikan penyertaan dan kuasa-Nya, sehingga mereka tidak harus bergantung pada kekuatan sendiri. Begitu juga kita, kadang merasa tidak mampu atau malu bersaksi, tetapi Tuhan meneguhkan bahwa Ia selalu menyertai sampai tugas itu selesai. Karena itu, marilah kita melangkah dengan berani, menjadi terang dan harapan bagi dunia sekitar kita, meyakini bahwa Tuhan bekerja melalui setiap hal kecil yang kita lakukan dalam nama-Nya. Merry Bidho Mahasiswi Stipar Ende

"HATI YANG SEDERHANA MEMBUKA JALAN UNTUK MELIHAT TUHAN"

Luk 10:21-24 ' 'Pada waktu itu bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi,karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.''  Yesus bersukacita karena Bapa menyatakan kebenaran kepada “orang kecil” mereka yang berhati sederhana dan mau menerima. Pada ayat ini mengingatkan kita semua bahwa Tuhan tidak mencari kesempurnaan atau kepintaran, tetapi Tuhan mencari hati yang rendah dan terbuka. Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun sering melewati tanda-tanda kebaikan Tuhan karena terlalu sibuk atau merasa mampu sendiri. Namun, saat kita merendahkan hati, belajar percaya, dan melihat hidup dengan kesederhanaan, kita mulai menyadari bahwa Tuhan hadir dalam hal-hal kecil: dalam pertolongan orang lain, kedamaian di tengah masalah, dan kekuatan untuk melanjutkan langkah. Hati yang sederhana membuat kita mampu melihat Tuhan bekerja dalam hidup kita setiap h...

TETAP SETIA DI TENGAH PENCOBAAN

 Lukas 21:12-19 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya "akan datang harinya kalian akan ditangkap dan dianiaya. Yesus mengatakan bahwa para murid akan mengalami kesulitan sebelum kerajaan Allah datang. Mereka bisa ditangkap, diadili, bahkan dikhianati oleh orang-orang terdekat. Namun Yesus menegaskan satu hal penting: Jangan takut. Tuhan akan memberi kekuatan ketika kita harus bersaksi. Dan yang paling meyakinkan, Yesus berkata bahwa ketekunan kita akan menyelamatkan hidup kita. Dalam hidup sehari-hari, mungkin kita tidak harus menghadapi penganiayaan seperti para murid dulu. Tapi kita tetap bisa mengalami kesulitan disalahpahami, ditolak, dijauhi karena kebaikan atau iman kita. Terkadang kita merasa sendirian atau tidak kuat lagi. Merry Bidho/Mahasiswi Stipar Ende

TETAP TENANG DAN SETIA DI TENGAH KETIDAKPASTIAN

Lukas 21:5-11   Ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah  dan mengagumi bangunan yang dihiasi dengan batu yang indah, mengingatkan bahwa sekalipun bangunan yang megah seperti Bait Allah dapat runtuh dan dunia bisa dipenuhi perang, bencana, serta berbagai ketakutan, murid-murid-Nya diminta untuk tidak terkejut dan tidak tersesat. Pesan ini mengajarkan kita bahwa hidup sering berubah dan hal-hal yang kita anggap kuat pun bisa rapuh, namun di tengah ketidakpastian itu Tuhan tetap memegang kendali. Karena itu, ketika kita menghadapi masalah, kekhawatiran, atau berita dunia yang menakutkan, kita dipanggil untuk tetap tenang, tetap berpegang pada Tuhan, dan tetap setia menjalani hidup dengan iman, sebab hanya Dia yang menjadi dasar yang tidak tergoyahkan. Merry Bidho/Mahasiswi Stipar Ende 

KASIH TUHAN YANG MEMULIHKAN HIDUP MANUSIA

Dalam Lukas 19:1–10, Mengisahkan tentang Yesus yang masuk ke kota Yerikho dan bertemu dengan Zakheus seorang pemungut cukai yang sangat kaya. Zakheus tidak dapat melihat Yesus karena badannya yang pendek. Zakheus pun naik ke pohon ara untuk  bisa melihat Yesus. Ketika Yesus Zakheus di atas pohon ara. Berkatalah Yesus kepada Zakheus "segeralah turun hari ini Aku mau menumpang di rumahmu".Zakheus yang dianggap berdosa dan dijauhi masyarakat justru dicari dan disapa oleh Yesus, menunjukkan bahwa Tuhan tidak melihat masa lalu seseorang, tetapi hati yang mau berubah. Zakheus merespons kasih itu dengan membuka pintu rumah dan hatinya, lalu menunjukkan pertobatan nyata melalui tindakan. Kisah ini mengingatkan kita bahwa tidak ada seorang pun yang terlalu jauh dari kasih Tuhan; Dia selalu ingin mendatangi hidup kita dan membawa perubahan. Dalam kehidupan sehari-hari, ketika kita merasa tidak layak atau terjebak dalam kesalahan, Tuhan tetap hadir dan mengundang kita untuk membuka hati...